Senin, 23 Januari 2012

Merindukanmu Itu Seru!


Hari ini aku mau menulis diari, tentang kamu lagi, boleh kan? Aku jadi kayak anak kecil deh, nulis diari. Aku rindu sikapmu yang selalu salah tingkah kalau aku mulai menggombal. Apalagi saat aku mulai menggodamu tetang prinsipmu yang tidak mau pacaran dan mau nikah muda itu. Jika sudah begini, yang aku lakukan hanya membuka semua inbox yang menghubungkanku dengan kamu. entah HP, entah message FB, entah  DM twitter. Semuanya aku jamah, demi mengingat hal – hal konyol yang ada pernah terjadi antara kita.
Kamu tau? aku rindu main menang – kalah sama kamu, rindu bego – begoin kamu, rindu memojokkanmu, rindu mem-bully kamu yang kenyataannya adalah seniorku. Aku tau aku ini bodoh. Seharusnya kalau memang rindu padamu, aku harus menghubungimu. Tapi sejak hari itu rasanya kita seperti sedang bermain menang – kalah. Siapa yang menghubungi duluan maka dia yang kalah. Hari dimana kamu bilang kamu ingin menjauh dariku, karena risih terlalu dekat denganku. Hatiku terasa begitu nyeri, hari itu adalah hari dimana angina mulai memperkenalkan diri.
***
Aku benci tinggal di sini! Ini bukan liburan namanya.Aku ingin pulang. Ingin menemuimu. Ingin cepat – cepat masuk kuliah. aku menyesal waktu itu tak mau mengalah. Karena kini bahkan aku tak akan sanggup untuk menyampaikan rinduku padamu, walau hanya sekedar lewat sms.
Merindukanmu kini terasa semakin seru, bagai bermain petak umpet bersama angina. Ada waktu dimana aku harus kalah dan tertangkap olehnya. Kemudian aku harus menunggu 15 sampai 20 menit untuk dapat bersembunyi lagi darinya. Lucunya mama selalu berdoa agar aku bisa bersembunyi darinya. Mah, ini hanya permainan kok.
Aku bahkan selalu tidak dapat menang dari angina. Aku hanya bisa bersembunyi sebelum dia menangkapku. Jika dia berhasil, aku hanya berharap aku bisa kembali bersembunyi. Semakin aku merindukanmu. Semakin banyak pula aku harus bermain petak umpet dengan angina. ini mungkin hal yang paling seru yang dapat kulakukan saat merindukanmu.
Aku akhirnya berhasil menang darimu walau tidak pada angina. Kamu menghubungiku, tiga kali dalam waktu dua pekan ini. Tapi tidak ada pertanyaan tentang diriku. Hanya menanyakan bibit strawberi dariku yang mulai layu. Mana mungkin tidak layu kalau kamu tanam di daerah perindustrian yang panasnya total itu. Menanam strawberi itu perlu perawatan ekstra. Rasanya aku ingin menjadi bibit strawberi, biar kamu juga merawatku.
Mungkin inilah cara tuhan, untuk membuatku, merindukanmu begitu seru. Bermain petak umpet bersama angina dan aku selalu kalah. Aku hanya berharap bisa selalu bermain petak umpet dan terus bersembunyi. Rindu ini terasa semakin seru ketika aku mulai berharap kamu hadir dan melamarku di sini. Miris ya, hayalanku? Memangnya aku siapamu.
Bermain dengan angina pectoris unstable kini juga semakin seru seperti berkejar – kejaran menunggumu menjemput dengan lamaran atau menunggu angina menjemputku ke sisi tuhan terlebih dulu.




#PS: cerita ini ringkasan cerpen Strawberry Is You, dari sisi Sita.
http://niza-lilac.blogspot.com/2011/12/strawberry-is-you.html
#Note:
Angina pectoris unstable adalah sindron klinik berbahaya karena ketidakseimbangan antara kebutuhan dan suplai O2 miokard yang dapat berubah menjadi infrark ataupun kematian. Gejala awal dari angina unstable adalah rasa nyeri, tertekan pada sekitar daerah hati, baik ulu hati, tenggorokan dan leher. Penyakit ini bisa muncul secara tiba – tiba saat beraktifitas berat, stress (deg – degan, senang, sedih) dan saat sedang beristirahat. jika sudah muncul diberi obat beta bloker, nitrogliserin maupun Ca-antagonis.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar