Kamis, 19 Januari 2012

Aku Benci Kamu, Hari Ini!


Aku senang, ketika kamu masuk perlahan dalam kehidupanku mewarnai hidupku. Aku senang ketika kamu membutuhkanku. Aku senang saat kamu menceritakan kehidupan sehari - harimu, padaku. Aku senang saat kamu kalah dariku. Aku senang bisa mengejekmu. Aku senang saat kamu benar - benar merasa kehilanganku. Aku senang saat kamu menunjukkan muka sendumu.
Aku juga senang saat kamu memberiku sesuatu yang sangat kusuka, buah dari kebun kecil di rumahmu. Aku juga senang saat kau memberiku seloyang tart  kecil padaku, walau aku tak memintanya. Mungkin kamu memberikannya padaku karena ancamanku, entahlah. Aku juga senang saat kamu mau mengantarkanku membeli sesuatu yang kala itu sangat penting bagiku, sebuah odol. Walau mungkin itu karena aku paksa. Masih terlalu banyak hal yang membuatku senang karena dirimu. Yang paling aku senangi adalah ketika kamu mau menuruti semua paksaanku.
Apa kamu tau? Aku benci semua hal yang berkebalikan dari rasa senangku. Termasuk yang aku senangi darimu. Aku benci saat kau tak lagi membutuhkanku. Aku benci saat kau tak menceritakan kehidupan sehari - harimu. Aku benci saat kamu menang dariku. Aku benci saat kamu mulai mengejekku. Aku benci saat kamu mengacuhkanku. Aku benci saat kamu dapat tersenyum lepas. Aku benci kamu, seperti hari ini ketika kamu memegang secangkir gelas cocktail  dan tersenyum melihatku duduk berdampingan dipelaminan dengan dirinya. Seseorang yang sangat berarti bagimu. Seseorang yang selalu kau anggap lebih penting dariku, kakakmu. Mungkin mulai hari ini aku harus belajar senang untuk membencimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar