Minggu, 23 Oktober 2011

Perasaan


Satu kata yang tak pernah terjawab..
Penuh makna tapi tak dimengerti..
Kadang berbaur jadi  satu..
Kadang pecah belah menurut keinginan pemiliknya..
Cinta, suka, benci, dengki, sayang, muak, kesal, rindu..
Perasaan yang berbaur menjadi satu membuat kemelut dibenak sang pemilik..
Perasaan aneh bergejolak dari sendi-sendi jantung, menyilet hembusan nafas..
Perasaan aneh pencampuran semua perasaan kini menghantuiku..
Dan aku terlalu takut untuk mengatakan bahwaku telah berteman dengannya..
Otakku mulai bpikir..
Adakah prasaan netral yang akan selalu abadi di hati?!
Dulu rasanya takkan sanggup untuk melepas seseorang yang pernah dimiliki..
Kini saat dia hadir rasa itu kian netral..
Dan rasaku kian melayang pergi merindukan seseorang yang tak pernah kumiliki bahkan dalam bunga tidurku..
Tapi hati ini seakan telah direbut diam-diam lewat banyolan khasnya.
Jika ini cinta,apakah aku bisa?
Jika ini suka,bisakah aku bersikap normal saat bersamanya?
Jika ini benci,kenapa mataku terus terpaku padanya?
Jika ini dengki,kenapa aku terus  berpikir untuk membalas semua celaannya dengan senyum?
Jika ini sayang, bisakah aku terus menyayanginya hingga ragaku terhempas?
Jika ini muak, kenapa aku terus menunggu celaanya?
Jika ini rindu, mengapa aku sangat enggan untuk bertegur sapa dengannya?
Smua perasaan itu menyatu dalam otakku..
Menyilet-nyilet nadiku,menampar pipiku,mengukir tajam tepat dijantungku, mengerik kasar tulang-tulang yang menegakkan tubuhku, merusak sistem indraku, meracuni syarafku..
Dan saat ini aku msh terpaku di sini entah sampai kapan..








Tidak ada komentar:

Posting Komentar