Tuesday, January 11, 2011 Via facebook
Banyak banget pepatan atau orang bilang kalau ‘mulutmu harimaumu’..
Atau dengan kata lain kita harus bisa jaga omongan supaya g naykitin perasaan orang lain..
Tapi tau gak sih?
Ada satu hal yang lebih parah dari pada sebuah ucapan menurut saya..
Yaitu saat anda tidak melakukan percakapan apapun atau saat anda diam..
Saat anda ingin mengatakan sesuatu yang sebenarnya ingin anda ungkapkan tapi tak dapat terucap..
Dimana rasa keegoisan, sayang, keangkuhan dan ketakutan menyerang,,
Misalnya nih ya,saat anda akan prgi atau meninggalin orang yang anda sayang, dimana anda akan susah untuk bertemu orang yang anda sayang itu, atau bahkan tidak akan bisa balik lagi..
Intinya gak akan pernah bisa bertemu dengan orang yang anda sayang lagi..
Mungkin anda akan memilih untuk pergi tanpa memberi tau orang yang anda sayang itu karena tidak ingin menyakiti perasaan orang yang anda sayang tersebut..
Tapi apa benar itu akan lebih baik?
apa orang yang anda sayang itu akan lebih bahagia dengan cara seperti itu?
Apa orang yang anda sayang itu tidak akan menganggap anda jahat dan kejam?
Apa orang yang anda sayang itu tidak akan membenci anda kalau anda melakukan hal itu?
Atau saat anda kesal dengan temen anda, dan anda memilih mendiamkan teman anda tersebut bahkan menjahuinya tanpa memberitahu sebabnya..
Apa teman anda itu sadar sebenarnya?
Apa teman anda itu gak akan sedih karena anda menjahuinya?
Apa teman anda tidak akan tersakiti?
Atau saat anda tidak bisa menyatakan cinta atau perasaan sayang pada orang yang anda cintai dan anda sayangi..
Apa orang tersebut akan tau?
Apa orang tersebut akan mengerti jalan pikiran anda?
Mungkin saja kan orang tersebut juga memiliki perasaan yang sama dengan anda..
Dan bukan kah itu suatu hal yang sama menyakitkan nya juga?
Dan masih banyak lagi contoh contoh lainnya..
Saat itulah anda terbawa perasaan dan terhanyut dengan rasa egois, ketakutan, keangkuhan dan sedikit rasa sayang..
Takut kehilangan, takut melepas, takut gagal, egois dan angkuh hanya demi menyatakan sejujurnya dan takut menyakiti orang yang anda sayang..
Dimana sebenarnya ini lebih menyakitkan bagi anda dan orang yang anda sayang dibanding ketika anda jujur kepada orang yang anda sayang,,
Karena anda tidak berani berucap, karena keegoisan anda menyuruh anda menutup mulut,,
Mengunci rapat perasaan sakit yang mungkin anda derita sebenarnya..
Kalau saya adalah orang yang anda sayangi itu mungkin saya akan merasakan kecewa luar dalam..
Lebih baik saya mengetahui hal yang sesujurnya daripada anda hanya diam dan membiarkan saya dalam pikiran – pikiran buruk tentang anda..
berpikir seberapa jahatnya anda..seberapa anda membenci saya dan seberapa tak berharganya saya karena anda tak berbicara, karena anda memdiamkan saya,,
Saat – saat diam itu lah yang lebih menyakitkan menurut saya dibandingkan ucapan – ucapan kasar yang diucapkan orang lain kepada saya..
Karena ucapan – ucapan itu mungkin akan sakit tapi akan menghilang seiring berjalannya waktu,,
Tapi sungguh saat kata – kata yang seharusnya terucap tapi malah tak terucap itu lebih sakit dibandiangkan dengan ucapan – ucapan yang menyakitkan…
Karena itu saya rasa tidak ada salahnya untuk mengungkapakan perasaan hati anda kepada orang yang anda sayang dibandingkan anda hanya diam dan membiarkan orang yang anda sayang itu larut dalam pikirannya sendiri..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar