Selasa, 20 Juni 2017

SAYA


Dulu saya disegani banyak orang. Tak ada satu pun orang yang mau berurusan dengan saya. Jangan kan orang miskin, orang kaya saja ogah berurusan dengan saya. Kenapa kamu tertawa? Ah, saya tau dalam hati kamu sedang menertawakan saya, menganggap saya murahan.

Saya terlahir dari di dunia atas dasar ketidakadilan. Mereka bilang jika kejahatan dan ketidakadilan muncul bertemu saja dengan saya, maka masalah akan beres. Bagaimana? Kamu masih mau berurusan dengan saya?

Tapi sepertinya jaman telah berubah. Sekarang siapa yang tak ingin berurusan dengan saya? Jika dulu orang miskin pun memohon-mohon untuk tidak berurusan dengan saya. Sekarang orang miskin bahkan orang kaya senang sekali berurusan dengan saya. Mereka tak segan-segan  play victim untuk mendapatkan massa dan suara. Semurah itukah jati diri saya untuk diobral pada jaman ini?

Kamu tau banyak massa menentang jika orang-orang kaya itu harus tinggal bersama saya. Prosesnya akan panjang dan bertele-tele, tanpa ujung. Lalu seperti menjadi korban mereka akan tinggal bersama saya kurang  dari satu tahun. Lalu diam-diam pergi meninggalkan saya. Hei, tau apa mereka yang datang dan pergi tentang perasaan saya?

Hei, kamu tau? Sekarang bukan hanya orang-orang kaya yang senang berurusan bahkan tinggal dengan saya. Sebut saja si artis itu, atau pemerintah daerah itu, oh atau atau juga tokoh agama itu. Mereka seolah-olah berlomba untuk bertemu dan tinggal bersama saya.

Kesal rasanya! Dikira saya ini murahan apa, mau berurusan dengan semua kalangan? Harga berurusan dengan saya mahal tau! Jangan mentang-mentang tinggal dengan saya dikasih makan gratis, dikasih tempat tinggal gratis. Kamu pikir menghidupi orang-orang untuk tinggal bersama saya itu mudah? Sekarang kamu masih anggap saya murahan?!

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
photo available at okezone.com
Ah, kamu lagi-lagi hanya diam melihat segepok uang itu. Masih mau kamu bermain dengan uang-uang itu? Tak apa-apa! Ambil lah uang itu sebanyak-banyaknya. Agar jika ketahuan semakin lama kamu akan tinggal dengan saya. Kebetulan saya sepertinya tertarik denganmu. Iya, memangnya siapa lagi yang akan tertarik dengan orang jahat kecuali saya si Lembaga Pemasyarakatan?




Tidak ada komentar:

Posting Komentar