Kamis, 22 Juni 2017

PHP

PHP, sebuah singkatan yang populer dikalangan anak muda. PHP sendiri adalah singkatan dari pemberi harapan palsu. Beberapa ada yang megubahnya dengan penerima harapan palsu. Siapa yang mau diberi harapan palsu, coba acungkan tangan? Pasti tidak ada yang mau.

                Dulu saya juga begitu. Saat ini? Saya ingin menjadi penerima harapan palsu itu. Jujur saya tidak takut untuk mendapatkan harapan palsu itu. Kenapa? Ya karena saya mau bahagia. Siapa yang tak mau bahagia? Bukankah semua orang akan melakukan apapun agar bahagia? Tidak apa-apa, meskipun sekadar harapan palsu setidaknya saya bisa bahagia.




                Beberapa minggu ini orang-orang yang saya kagumi mulai berguguran. Kamu tau Yena Zein? Atau Jupe? mereka meningga dunia. Lalu kamu tau perasaan saya ketika itu? Bukankah beberapa hari sebelumnya Yana Zein dikabarkan telah sembuh? Atau Jupe di tahun 2015 yang sehat? Lalu mengapa pada akhirnya penyakit itu mengambil nyawa mereka?

                Jika Tuhan yang MAHA memberikan harapan palsu pada hambanya, lalu mengapa saya harus takut diberikan harapan palsu dari hambanya? Jika saya masih diberikan harapan palsu untuk sembuh tentu akan saya ambil kesempatan itu. Kamu pikir enak, terdiam rumah pesakitan sementara otakmu ingin melakukan ini dan itu?  

Semenjak saat itu doa saya cukup panjang. Tak lagi doa untuk kesembuhan. Cukup doa untuk penerima harapan palsu

“Jika kesembuhan itu hanya harapan palsu, tolong berikan saya barang sejenak. Setidaknya agar saya rasakan kebahagiaan seperti orang lainnya. Setidaknya agar orang-orang yang saya sayang tak uring-uringan mendoakan saya siang-malam. Setidaknya, biar mereka tau saya ini wanita tangguh. Setidaknya saya ingin dianggap berharga sebelum menjelang……………”
Malam ini, Izinkan saya menjadi penerima harapan palsu ketika dokter memberikan surat medis bahwa minggu depan adalah kemotrapi saya yang terakhir. Kali ini saya Ikhlas menjadi penerima harapan palsu. Bukan kah kenyataannya memang jelas semua manusia akan menuju kematian?


*****

*Teruntuk teman-teman yang sedang menunggu harapan palsu untuk sembuh. Terus berjuang,ya! karena Tuhan Maha Baik* J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar