Kamu menangis lagi. Sudah entah
untuk yang keberapa kalinya dalam enam bulan ini kamu menangis demi seorang
laki-laki. Dan sudah entah untuk yang keberapa kalinya kamu memintaku
menemanimu. Hey kamu tidak sendiri! Ada mereka sahabat-sahabatmu yang akan
selalu menemanimu. Mungkin kamu tak tau, tapi aku selalu memperhatikan ketulusan
mereka saat menemanimu yang sedang terjatuh.
Kamu juga punya aku kan? jangan
sedih lagi ya, karena kamu tak sendiri. Ada aku yang selalu ada denganmu yang siap
tersesat bersamamu. Ups, mungkin kamu yang akan tersesat bersamaku. Hahaha. Sudah
ih, hapus air matanya!
Kamu lalu menghapus airmatamu, kemudian mengengamku erat, membuat simpul nelayan, menggantungkanku diantara
teralis gorden jendela kosanmu. Lalu kamu paksa aku menggenggam lehermu kuat di udara.
Kamu tersenyum.
Ya, aku hanya seikat tali tambang.
hey! mksi udah follow blog aku, aku follow balik ya niza :)
BalasHapusehehe, sama2,,, lumayan nambah temen bog yg menginspirasi.. :)
Hapus