“Mungkin
gue udah gila, Ren. Tapi mungkin selama ini gue merindukan lo. Mungkin selama
ini gue jatuh hati pada lo,” air mata dari Ami tiba – tiba pecah.
Apa
yang harus saya katakan sekarang? Harus kah saya menghapus air matanya? Air mata
gadis manis yang telah lama saya cintai. Jatuh cinta dan menyatakan cinta
kepada seorang gadis bukan lah suatu hal yang mudah bagi seorang seperti saya. Tapi karena gadis yang bernama
Ami ini, saya mampu mengatakan perasaan saya beberapa kali padanya. Selalu dan
selalu dia jawab dengan kata 'kita ini lebih cocok berteman , Ren.'
“Mi, makasih ya udah jujur sama gue. Jujur gue
seneng lo ngomong begitu. Gue juga merindukan lo. Sungguh 1 tahun tanpa kabar dari
lo bukan suatu hal yang mudah buat gue. Gue juga rindu lo, Mi,” ujar saya
akhirnya. Saya tak tau apa yang harus saya lakukan, jadi saya hanya
mengeluarkan secarik kertas undangan bewarna merah.
Ami, menghapus air matanya. Senyumnya terkembang
kemudian akan jawaban saya barusan, “Apa ini?” tanyanya menyentuh kertas
undangan tersebut.
“Sebuah, undangan walimah sederhana. Datang
lah, Mi,” jawab saya sekenanya tak berani membuat hatinya kembali kacau.
“Rendi? Ini apa?!”
“Penikahan gue, Mi. datang lah jika
kau berkenan,” ucap saya berhati – hati.
“Ren, lo bilang lo rindu sama gue! Dulu
lo selalu bilang lo jatuh cinta sama gue. Lo bilang lo gak akan bisa berpaling
dari gue. Ini gak fair, Ren!” ucapmu
kalap seketika. Air matamu kembali jatuh.
“Kita lebih cocok berteman, Mi,” ucapku sepelan mungkin tak ingin menyakiti
perasaan gadis di depanku ini. Hening. Ami kini menghapus air matanya, menatap
mata saya tajam. Mencari bukti bahwa yang saya katakan benar adanya.
Tujuan
saya mengajak Ami bertemu hari ini, di taman ini, tempat dulu sering bermain
hanya untuk menyerahkan undangan pernikahan kepada Ami. Hanya itu yang ingin
saya lakukan. Memang dulu Ami orang pernah saya cintai tapi seiring berjalannya
waktu saya belajar bahwa jatuh cinta hanya sekedar belajar tentang waktu. Jujur
saya merindukan Ami, tapi rindu dan jatuh cinta itu berbeda kan? Rindu ya hanya
sekedar rindu. Tapi saat jatuh cinta secara tak langsung kamu akan merindu kan?

jadi kalo menrindukan seseorang blm tentu jatuh cinta, gitu?
BalasHapusiya.. misalnya gw rindu lo, bukan berarti gw jd lesbian dan cinta lo kan? ya tp klo lo rindu seseorang kyknya lo harus bpikir ulang siapa tw sebenernya jth cinta sm org itu.. krn klo lo udah jatuh cinta lo pasti bakal merindukan seseorang tsb,, #eaaa
BalasHapus